Oleh:
Muhammad Rahmat
- Pendahuluan
Beberapa pakar menyatakan bahwa pembangunan
ekonomi Indonesia baru mulai sejak era pemerintahan Orde Baru. Pada
masa awal transisi kepemimpinan Orde Baru, Indonesia menghadapi
setumpuk persoalan ekonomi yang sangat rumit. Kelompok ekonom
teknokrat yang saat itu dipercaya oleh Presiden Soeharto memandang
kecukupan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat, menekan angka inflasi,
serta meletakkan landasan yang tepat bagi pemulihan ekonomi dengan
jalan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh merupakan prioritas
yang harus segera ditunaikan. Oleh karena itu kebutuhan akan modal
merupakan perkara yang mendesak. Namun persediaan modal dalam negeri
saat itu jauh dari cukup. Maka untuk memenuhinya pemerintah menjalin
hubungan kemitraan dengan lembaga-lembaga donor internasional
(Yustika, 2011:1-3).